Istilah-istilah Dalam Bidang Teknik Sipil


bangunan

1 3 R
adalah menerapkan reuse, reduce, dan recycling artinya menggunakan kembali, mengurangi dan
mendaur ulang sampah (SNI 3242:2008)
2 abutment
bangunan bawah jembatan yang terletak pada kedua ujung jembatan, berfungsi sebagai pemikul seluruh
beban pada ujung bentang dan gaya-gaya lainnya yang didistribusikan pada tanah pondasi.
3 agregat halus
adalah pasir alam sebagai hasil disintegrasi ‘alami’ batuan atau pasir yang dihasilkan oleh industri
pemecah batu dan mempunyai ukuran butir terbesar 4,75 mm (No.4) (SNI 1969:2008)
4 agregat halus
adalah pasir alam sebagai hasil disintegrasi ’alami’ batuan atau pasir yang dihasilkan oleh industri
pemecah batu dan mempunyai ukuran butir terbesar 4,75 mm (No.4) (SNI 1970:2008)
5 agregat halus
agregat halus adalah pasir alam sebagai hasil disintegrasi ‘alami’ batuan atau pasir yang dihasilkan oleh
industri pemecah batu dan mempunyai ukuran butir terbesar 4,75 mm (No.4) (SNI 1969:2008)
6 agregat kasar
adalah kerikil sebagai hasil disintegrasi ‘alami’ dari batuan atau berupa batu pecah yang diperoleh dari
industri pemecah batu dan mempunyai ukuran butir antara 4,75 mm (No.4) sampai 40 mm (No. 1½ inci)
(SNI 1969:2008)
7 agregat kasar
adalah kerikil sebagai hasil disintegrasi ‘alami’ dari batuan atau berupa batu pecah yang diperoleh dari
industri pemecah batu dan mempunyai ukuran butir antara 4,75 mm (No.4) sampai 40 mm (No. 1½ inci)
(SNI 1970:2008)
8 agregat ringan
agregat ringan adalah agregat dengan berat isi kering oven gembur maksimum 1100 N (SNI 3402:2008)
9 agregat ringan
agregat dengan berat isi kering oven gembur maksimum 1100 N (Revisi SNI 03-3402-1994)
10 agregat ringan
agregat yang dalam keadaan kering dan gembur mempunyai berat isi sebesar 1 100 kg/m 3 atau kurang
(SNI 1969:2008)
11 agregat ukuran tunggal (single sized)
adalah agregat yang ukuran butirannya sama (SNI 1970:2008)
12 air baku
air baku untuk air minum rumah tangga, yang selanjutnya disebut sebagai air baku adalah air yang dapat
berasal dari sumber air permukaan, cekungan air tanah dan atau air hujan yang memenuhi baku mutu
tertentu sebagai air baku untuk air minum. (SNI 6773:2008)
13 air baku
untuk air minum yang selanjutnya disebut air baku adalah air yang berasal dari sumber air permukaan,
cekungan air tanah dan atau air hujan yang memenuhi ketentuan baku mutu tertentu sebagai air baku
untuk air minum (SNI 6774:2008)
14 air baku
air yang mutunya memenuhi ketentuan baku mutu air baku yang berlaku (SNI 3981:2008)
15 air baku
untuk air minum yang selanjutnya disebut air baku adalah air yang berasal dari sumber air permukaan,
cekungan air tanah dan atau air hujan yang memenuhi ketentuan baku mutu tertentu sebagai air baku
untuk air minum (SNI 0004:2008)
16 air minum
air minum rumah tangga yang melalui proses pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat
kesehatan dan dapat langsung diminum. (SNI 6773:2008)
17 air minum
air minum rumah tangga yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi
syarat kesehatan dan dapat langsung diminum (SNI 0004:2008)
18 air minum
air minum rumah tangga yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi
syarat kesehatan dan dapat langsung diminum (SNI 6774:2008)
19 alat hitung
adalah bagian dari meter air yang menerima sinyal dari transduser, bila memungkinkan dari alat ukur yang
disertakan, merubahnya ke dalam hasil pengukuran dan, jika sesuai, menyimpan hasilnya dalam memori
sampai hasil ini digunakan (SNI 2547:2008)
20 alat koreksi
peralatan yang dihubungkan atau menyatukan pada meter air, secara otomatis melakukan koreksi
terhadap volume air pada kondisi ukur, dan/atau karakteristik air menjadi terukur (sebagai contoh
temperatur dan tekanan) dan kurva kalibrasi yang ditetapkan sebelumnya (SNI 2547:2008)
21 alat Pengomposan rumah tangga
adalah alat yang digunakan untuk mengolah sampah organik dapur menjadi kompos (SNI 3242:2008)
22 alat penunjuk
adalah bagian dari meter air yang menunjukkan hasil pengukuran, dapat secara kontinu atau atas
permintaan (SNI 2547:2008)
23 alat penyetel
adalah peralatan yang menyatu dalam meter air, yang memperbolehkan pergeseran kurva kesalahan
secara paralel terhadap kurva itu sendiri, dengan maksud untuk membawa kesalahan indikasi relatif
dalam batas kesalahan maksimum yang diijinkan (SNI 2547:2008)
24 alat transduser/pengukur
adalah bagian dari meter air yang mengubah bentuk aliran atau volume air yang diukur ke dalam sinyal
yang disampaikan ke alat hitung (SNI 2547:2008)
25 ambang bebas
adalah jarak antara tinggi bangunan unit paket instalasi pengolah air dengan muka air maksimum. (SNI
6773:2008)
26 Angker
pengikat antara komponen struktur.
27 back wash
sistem pencucian media filter dengan aliran air yang berlawanan arah dengan aliran air pada saat
penyaringan (SNI 0004:2008)
28 back wash
sistem pencucian media filter dengan aliran air yang berlawanan arah dengan aliran air pada saat
penyaringan (SNI 6774:2008)
29 back wash
sistem pencucian media filter dengan aliran air yang berlawanan arah dengan aliran air pada saat
penyaringan (SNI 6774:2008)
30 badan meter air
adalah bagian utama yang ditengahnya merupakan ruang untuk menempatkan alat hitung dan
mempunyai saluran masuk dan saluran keluar pada sisi yang berlawanan (SNI 2547:2008)
31 bahan agak menghambat api (M4)
bahan yang bersifat agak menghambat api, sifat pembakarannya cepat, nyala yang ditimbulkan cepat
menjalar, dan panas yang dihasilkan tinggi disertai asap (Revisi SNI 03-1739-1989)
32 bahan agak menghambat api (M4)
adalah bahan yang bersifat agak menghambat api, sifat pembakarannya cepat, nyala yang ditimbulkan
cepat menjalar, dan panas yang dihasilkan tinggi disertai asap (SNI 1739:2008)
33 bahan menghambat api (M3)
adalah bahan yang bersifat menghambat api, sifat pembakarannya agak cepat, nyala yang ditimbulkan
agak cepat menjalar, dan panas yang dihasilkan tinggi (SNI 1739:2008)
34 bahan menghambat api (M3)
bahan yang bersifat menghambat api, sifat pembakarannya agak cepat, nyala yang ditimbulkan agak
cepat menjalar, dan panas yang dihasilkan tinggi (Revisi SNI 03-1739-1989)
35 bahan mudah terbakar (M5)
sifat dari bahan yang mudah terbakar, sifat pembakarannya sangat cepat, nyala yang ditimbulkan cepat
sekali menjalar, dan panas yang dihasilkan sangat tinggi disertai asap tebal (Revisi SNI 03-1739-1989)
36 bahan mudah terbakar (M5)
sifat dari bahan yang mudah terbakar, sifat pembakarannya sangat cepat, nyala yang ditimbulkan cepat
sekali menjalar, dan panas yang dihasilkan sangat tinggi disertai asap tebal (Revisi SNI 03-1739-1989)
37 bahan mudah terbakar (M5)
adalah sifat dari bahan yang mudah terbakar, sifat pembakarannya sangat cepat, nyala yang
38 bahan sukar terbakar (M2)
salah satu sifat bahan yang termasuk jenis dapat terbakar (combustible) lambat terbakar bila dikenai
sumber api (Revisi SNI 03-1739-1989)
39 bahan tambahan pembentuk gelembung udara
adalah bahan yang digunakan sebagai bahan beton, yang ditambahkan segera ke dalam campuran beton
sebelum atau selama pencampuran, untuk membentuk gelembung udara (SNI 2496:2008)
40 bahan tambahan pembentuk gelembung udara
adalah bahan yang digunakan sebagai bahan beton, yang ditambahkan segera ke dalam campuran beton
sebelum atau selama pencampuran, untuk membentuk gelembung udara (SNI 2496:2008)
41 bahan tambahan pembentuk gelembung udara
bahan yang digunakan sebagai bahan beton, yang ditambahkan segera ke dalam campuran beton
sebelum atau selama pencampuran, untuk membentuk gelembung udara (Revisi SNI 03-2496-1991)
42 bahan tidak terbakar (M1)
sifat bahan yang tidak terbakar bila terkena panas/api tidak akan menyebarkan/ menjalarkan api pada
waktu kebakaran terjadi (Revisi SNI 03-1739-1989)
43 bahan tidak terbakar (M1)
adalah sifat bahan yang tidak terbakar bila terkena panas/api tidak akan menyebarkan/ menjalarkan api
pada waktu kebakaran terjadi (SNI 1739:2008)
44 bahan yang larut
bagian dari benda uji yang dapat larut dalam pelarut trichloroethylene atau 1,1,1 trichloroethane
45 Balok lintel
adalah balok pengikat diatas kusen pintu atau jendela yang digunakan pada dinding pasangan baik
dengan atau tanpa kolom.
46 bangunan gedung
wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau
seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia
melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha,
kegiatan sosial, budaya maupun kegiatan khusus. (SNI 7392:2008)
47 bangunan gedung
wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau
seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia
melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha,
kegiatan sosial, budaya maupun kegiatan khusus (RSNI PJKB-3D
48 bangunan gedung dan perumahan
bangunan yang berfungsi untuk menampung kegiatan kehidupan bermasyarakat (Revisi RSNI T-13-2002)
49 bangunan gedung dan perumahan
adalah bangunan yang berfungsi untuk menampung kegiatan kehidupan bermasyarakat (SNI 2835:2008)
50 bangunan gedung dan perumahan
bangunan yang berfungsi untuk menampung kegiatan kehidupan bermasyarakat (Revisi SNI 03-2835-
2002)
51 bangunan gedung dan perumahan
bangunan yang berfungsi untuk menampung kegiatan kehidupan bermasyarakat (Revisi SNI 03-2835-
2002)
52 Bangunan sederhana adalah
bangunan yang dibangun menurut kebiasaan-kebiasaan yang ada tanpa perencanaan dan pengawasan
dari ahli bangunan.
53 bangunan sementara
adalah bangunan yang digunakan dalam jangka pendek (selama keadaan darurat). (SNI 7392:2008)
54 batang penusuk
batang yang terbuat dari logam yang digunakan untuk memadatkan beton (Revisi SNI 03-0369-2000)
55 batang penusuk
adalah batang yang terbuat dari logam yang digunakan untuk memadatkan beton (SNI 4156:2008)
56 beaker
beaker adalah alat ukur volume air, terbuat dari metal berkapasitas 1000 cc (SNI 4156:2008)
57 beaker
beaker alat ukur volume air, terbuat dari metal berkapasitas 1000 cc (Revisi SNI 03-0369-2000)
58 Beban Gempa Nominal Rencana
Beban Gempa Nominal Rencana adalah beban gempa nominal statik ekuivalen yang bekerja pada
komponen nonstruktural pada pusat massanya dengan arah yang paling berbahaya.
59 beban pelimpah adalah
debit air yang diolah persatuan panjang pelimpah dalam bak pengendap (SNI 6774:2008)
60 beban permukaan
adalah debit air yang diolah persatuan luas permukaan (SNI 6774:2008)
61 benda uji
adalah elemen atau bagian dari suatu konstruksi bangunan yang ditujukan untuk diuji tingkat
62 benda uji elemen
atau bagian dari suatu konstruksi bangunan yang ditujukan untuk diuji tingkat ketahanan apinya (Revisi
SNI 03-1741-2000)
63 bentuk geotekstil
lainnya definisi bentuk lain yang berkaitan dengan geotekstil yang digunakan dalam standard ini, merujuk
kepada terminologi ASTM D 4439 atau padanannya (RSNI M-02-2005)
64 bentuk tekstil
lainnya definisi dari bentuk tekstil lainnya yang digunakan dalam standard ini, merujuk kepada terminologi
ASTM D 123 atau padanannya (RSNI M-02-2005)
65 berat isi
adalah berat per satuan volume
66 berat isi dalam keadaan seimbang
adalah berat isi yang ditentukan menurut pasal 8.2. tentang pengukuran berat isi dalam keadaan
seimbang, dicapai oleh beton ringan struktural setelah disimpan dalam ruangan dengan kelembaban
relatif 50 % ± 5 % dan temperatur 23o C ± 2o C selama jangka waktu yang cukup sampai berat konstan
tercapai (SNI 3402:2008)
67 berat isi dalam keadaan seimbang
berat isi yang ditentukan menurut pasal 8.2. tentang pengukuran berat isi dalam keadaanseimbang,
dicapai oleh beton ringan struktural setelah disimpan dalam ruangan dengan kelembaban relatif 50 % ± 5
% dan temperatur 23o C ± 2o C selama jangka waktu yang cukup sampai berat konstan tercapai (Revisi
SNI 03-3402-1994)
68 berat isi kering oven
adalah berat seperti yang ditentukan dalam pasal 8.3. tentang pengukuran berat isi kering oven, dicapai
oleh beton ringan struktural setelah dimasukkan dalam oven pengering pada 110o C ± 5o C selama
periode waktu cukup sampai berat konstan tercapai (SNI 3402:2008)
69 berat isi kering oven
berat seperti yang ditentukan dalam pasal 8.3. tentang pengukuran berat isi kering oven, dicapai oleh
beton ringan struktural setelah dimasukkan dalam oven pengering pada 110o C ± 5o C selama periode
waktu cukup sampai berat konstan tercapai (Revisi SNI 03-3402-1994)
70 berat isi teoritis beton
adalah biasanya ditentukan di laboratorium, nilainya diasumsikan tetap untuk semua campuran yang
dibuat dengan komposisi dan bahan yang identik. Hal ini diperhitungkan dengan cara berat total material
dalam campuran (kg) dibagi dengan total volume absolut (m3). Berat isi teoritis beton (kg/m3) dihitung
pada keadaan bebas udara (SNI 1973:2008)
71 berat jenis
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume dari suatu material terhadap berat air dengan
volume yang sama pada temperatur yang ditentukan. Nilai-nilainya adalah tanpa dimensi (SNI 1970:2008)
72 berat jenis
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume dari suatu material terhadap berat air dengan
volume yang sama pada temperatur yang ditentukan. Nilai-nilainya adalah tanpa dimensi (SNI 1969:2008)
73 berat jenis curah (jenuh kering permukaan)
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume agregat (termasuk berat air yang terdapat di dalam
rongga akibat perendaman selama (24+4) jam, tetapi tidak termasuk rongga antara butiran partikel) pada
suatu temperatur tertentu terhadap berat di udara dari air suling bebas gelembung dalam volume yang
sama pada suatu temperatur tertentu (SNI 1969:2008)
74 berat jenis curah (jenuh kering permukaan)
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume agregat (termasuk berat air yang terdapat di dalam
rongga akibat perendaman selama (24+4) jam, tetapi tidak termasuk rongga antara butiran partikel) pada
suatu temperatur tertentu terhadap berat di udara dari air suling bebas gelembung dalam volume yang
sama pada suatu temperatur tertentu (SNI 1970:2008)
75 berat jenis curah kering
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume agregat (termasuk rongga yang impermeabel dan
permeabel di dalam butir partikel, tetapi tidak termasuk rongga antara butiran partikel) pada suatu
temperatur tertentu terhadap berat di udara dari air suling bebas gelembung dalam volume yang sama
pada suatu temperatur tertentu (SNI 1970:2008)
76 berat jenis curah kering
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume agregat (termasuk rongga yang _ermeable_e dan
_ermeable di dalam butir partikel, tetapi tidak termasuk rongga antara butiran partikel) pada suatu
temperatur tertentu terhadap berat di udara dari air suling bebas gelembung dalam volume yang sama
pada suatu temperatur tertentu (SNI 1969:2008)
77 berat jenis semu (apparent)
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume suatu bagian agregat yang impermiabel pada suatu
temperatur tertentu terhadap berat di udara dari air suling bebas gelembung dalam volume yang sama
pada suatu temperatur tertentu (SNI 1970:2008)
78 berat jenis semu (apparent)
adalah perbandingan antara berat dari satuan volume suatu bagian agregat yang impermiabel pada suatu
temperatur tertentu terhadap berat di udara dari air suling bebas gelembung dalam volume yang sama
pada suatu temperatur tertentu (SNI 1969:2008)
79 berat total semua material yang digunakan
adalah penjumlahan dari berat semen, agregat halus, agregat kasar, air pencampur, dan bahanbahan
padat atau cair lainnya yang digunakan (SNI 1973:2008)
80 beton agregat ringan
beton yang dibuat dengan menggunakan agregat ringan (Revisi SNI 03-3402-1994)
81 beton agregat ringan
adalah beton yang dibuat dengan menggunakan agregat ringan (SNI 3402:2008)
82 beton isolasi
beton yang mempunyai berat isi kering oven maksimum 1440 kg/m3 (Revisi SNI 03-3421-1994)
83 beton ringan isolasi
beton ringan yang mempunyai berat isi kering oven maksimum 800 kg/m3 (Revisi SNI 03-3421-1994)
84 beton ringan structural
beton yang memakai agregat ringan atau campuran agregat kasar ringan dan pasir alam sebagai
pengganti agregat ringan halus ringan dengan ketentuan tidak boleh melampaui berat maksimum beton
1840 kg/m3 dan harus memenuhi ketentuan kuat tekan dan kuat tarik belah beton ringan untuk tujuan
struktural. (Kuat tekan minimum 28 Mpa untuk berat isi maksimum 1840 kg/m3, dengan kuat tarik 2,3 Mpa
dan kuat tekan 21 Mpa untuk berat isi maksimum 1780 dengan kuat tarik rata-rata 2,1 Mpa) (Revisi SNI
03-3402-1994)
85 beton ringan struktural
adalah beton yang memakai agregat ringan atau campuran agregat kasar ringan dan pasir alam sebagai
pengganti agregat ringan halus ringan dengan ketentuan tidak boleh melampaui berat maksimum beton
1840 kg/m3 dan harus memenuhi ketentuan kuat tekan dan kuat tarik belah beton ringan untuk tujuan
struktural. (Kuat tekan minimum 28 Mpa untuk berat isi maksimum 1840 kg/m3, dengan kuat tarik 2,3 Mpa
dan kuat tekan 21 Mpa untuk berat isi maksimum 1780 dengan kuat tarik rata-rata 2,1 Mpa) (SNI
3402:2008)
86 beton segar
adalah adukan beton yang bersifat plastis yang terdiri dari agegat halus, agregat kasar, semen, dan air,
dengan atau tanpa bahan tambah atau bahan pengisi (SNI 1972:2008)
87 beton segar
campuran beton setelah selesai diaduk hingga beberapa saat dimana karakteristiknya belum berubah
(Revisi SNI 03-3421-1994)
88 beton segar
campuran beton yang telah selesai diaduk sampai beberapa saat karakteristiknya tidak berubah (masih
plastis dan belum terjadi pengikatan awal) (Revisi SNI 03-2458-1991)
89 beton segar
adalah campuran beton setelah selesai diaduk hingga beberapa saat dimana karakteristiknya belum
berubah (SNI 4156:2008)
90 beton segar
adalah campuran beton yang telah selesai diaduk sampai beberapa saat karakteristiknya tidak
91 beton yang disaring basah
adalah proses memisahkan agregat yang lebih besar dari ukuran agregat nominal dari campuran beton
segar dengan cara penyaringan menggunakan saringan ukuran standar, agar agregat yang tidak sesuai
dapat dipisahkan (SNI 2458:2008)
92 beton yang disaring basah
proses memisahkan agregat yang lebih besar dari ukuran agregat nominal dari campuran beton segar
dengan cara penyaringan menggunakan saringan ukuran standar, agar agregat yang tidak sesuai dapat
dipisahkan (Revisi SNI 03-2458-1991)
93 bidang aksial
bidang horisontal yang tegak lurus melalui sumbunya (Revisi SNI 03-3421-1994)
94 bidang tekanan netral
adalah elevasi dimana tekanan di dalam dan di luar tungku pembakaran adalah sama (SNI 1741:2008)
95 bidang tekanan netral
elevasi dimana tekanan di dalam dan di luar tungku pembakaran adalah sama (Revisi SNI 03-1741-2000)
96 bliding
adalah peristiwa keluarnya air dari dalam beton segar ke permukaan akibat proses pengendapan bahanbahan
padat dari beton (SNI 4156:2008)
97 bliding
peristiwa keluarnya air dari dalam beton segar ke permukaan akibat proses pengendapan bahan-bahan
padat dari beton (Revisi SNI 03-0369-2000)
98 cara uji bakar bahan bangunan
adalah pengujian dasar untuk mengetahui sifat atau karakteristik bahan bangunan, apakah tidak terbakar
atau mudah terbakar (SNI 1739:2008)
99 cara uji bakar bahan bangunan
pengujian dasar untuk mengetahui sifat atau karakteristik bahan bangunan, apakah tidak terbakar atau
mudah terbakar (Revisi SNI 03-1739-1989)
100 cara uji jalar api pada permukaan bahan bangunan
pengujian lanjutan setelah diketahui sifat atau karakteristik bahan bangunan yang dapat terbakar
berdasarkan cara uji bakar, menggunakan cara uji jalar api untuk mengetahui apakah sifat bahan
bangunan tersebut sukar terbakar, menghambat api, agak menghambat api atau mudah terbakar (Revisi
SNI 03-1739-1989)
101 cara uji jalar api pada permukaan bahan bangunan
adalah pengujian lanjutan setelah diketahui sifat atau karakteristik bahan bangunan yang dapat terbakar
berdasarkan cara uji bakar, menggunakan cara uji jalar api untuk mengetahui apakah sifat bahan
bangunan tersebut sukar terbakar, menghambat api, agak menghambat api atau mudah terbakar (SNI
1739:2008)
102 cat dasar
adalah cat dasar digunakan sebelum cat akhir untuk meningkatkan daya rekat cat dengan kayu dan
menyeragamkan warna pada cat akhir (SNI 2407:2008)
103 cat dasar
cat dasar digunakan sebelum cat akhir untuk meningkatkan daya rekat cat dengan kayu dan
menyeragamkan warna pada cat akhir (Revisi SNI 03-2407-1991)
104 cat dasar
cat dasar digunakan sebelum cat akhir untuk meningkatkan daya rekat cat dengan kayu dan
menyeragamkan warna pada cat akhir (Revisi SNI 03-2407-1991)
105 cat tutup untuk kayu
cat yang campuran utamanya, terdiri dari bahan pengikat (yang larut dalam pelarut organik), pigmen dan
pelarut organik. Cat ini membentuk lapisan film (tipis, padat, kering) setelah pelarutnya menguap dan
berfungsi sebagai pelindung serta memperindah permukaan (Revisi SNI 03-2407-1991)
106 cat tutup untuk kayu
adalah cat yang campuran utamanya, terdiri dari bahan pengikat (yang larut dalam pelarut organik),
pigmen dan pelarut organik. Cat ini membentuk lapisan film (tipis, padat, kering) setelah pelarutnya
menguap dan berfungsi sebagai pelindung serta memperindah permukaan (SNI 2407:2008)
107 cat tutup untuk kayu
cat yang campuran utamanya, terdiri dari bahan pengikat (yang larut dalam pelarut organik), pigmen dan
pelarut organik. Cat ini membentuk lapisan film (tipis, padat, kering) setelah pelarutnya menguap dan
berfungsi sebagai pelindung serta memperindah permukaan (Revisi SNI 03-2407-1991)
108 clarifier
adalah gabungan pengaduk lambat (flokulator) dan pengendap. (SNI 6773:2008)
109 clarifier
adalah gabungan pengaduk lambat (flokulator) dan pengendap (SNI 0004:2008)
110 commissioning
adalah proses penilaian kinerja IPA oleh suatu tim yang dibentuk khusus setelah selesai dibangun dan
sebelum diserahterimakan dari penyedia jasa kepada pengguna jasa (SNI 0004:2008)
111 contoh grab
adalah contoh yang diperoleh dari sekali ambil operasi tunggal (SNI 2496:2008)
112 contoh grab
contoh yang diperoleh dari sekali ambil operasi tunggal (Revisi SNI 03-2496-1991)
113 contoh komposit/ gabungan
contoh yang diperoleh dari 3 atau lebih contoh grab (Revisi SNI 03-2496-1991)
114 contoh komposit/ gabungan
adalah contoh yang diperoleh dari 3 atau lebih contoh grab (SNI 2496:2008)
115 contoh lot
satu unit pengiriman atau lebih, diambil secara acak untuk mewakili contoh pengiriman yang digunakan
untuk contoh laboratorium (RSNI M-02-2005)
116 corrugated
adalah bentuk kontruksi dinding bak pada unit proses pada Instalasi Pengolahan Air (SNI 6773:2008)
117 daerah komersial
adalah daerah perniagaan seperti pertokoan, pasar dan pusat- pusat kegiatan ekonomi lainnya (SNI
3242:2008)
118 debit ( )
adalah hasil dari volume air aktual yang melewati meter air dalam satuan waktu (SNI 2547:2008)
119 debit maksimum ( )
adalah debit paling tinggi yang dioperasikan untuk jangka waktu pendek pada meter air yang telah
ditetapkan dalam kesalahan maksimum yang diijinkan (MPE), dan kinerja metrologikal nya harus dijaga
bila debit ini secara berurutan dilaksanakan di dalam kondisi kerja operasi (ROC) nya (SNI 2547:2008)
120 debit minimum ( )
adalah debit paling rendah yang dioperasikan pada meter air yang ditetapkan dalam kesalahan
maksimum yang diijinkan (MPE) (SNI 2547:2008)
121 debit nominal ( )
adalah debit tertinggi dalam kondisi kerja operasi (ROC) yang harus dioperasikan dengan baik pada
sebuah meter air yang ditetapkan dengan kesalahan maksimum yang diijinkan (SNI 2547:2008)
122 debit transisi ( )
adalah debit yang terjadi antara debit nominal, , dan debit minimum,
123 debit transisi ( )
adalah debit yang terjadi antara debit nominal, , dan debit minimum, , dimana membagi rentang debit
dalam dua zona, “zona teratas” dan “zona terendah”, masing-masing di karakteristik kan dengan
kesalahan maksimum yang diijinkan (MPE) nya sendiri (SNI 2547:2008)
124 debit uji
adalah berarti debit selama suatu pengujian, dihitung dari indikasi suatu alat referensi yang dikalibrasi,
sama dengan hasil bagi volume aktual yang melewati meter air dibagi waktu volume saat lewat meter air
(SNI 2547:2008)
125 deformasi
adalah perubahan bentuk atau dimensi apapun dari suatu unsur konstruksi dalam kaitan dengan
pengaruh panas dan atau struktural yang meliputi defleksi, ekspansi atau kontraksi elemen (SNI
1741:2008)
126 Deformasi
perubahan bentuk atau dimensi apapun dari suatu unsur konstruksi dalam kaitan dengan pengaruh panas
dan atau struktural yang meliputi defleksi, ekspansi atau kontraksi elemen (Revisi SNI 03-1741-2000)
127 Delatasi
adalah jarak antara komponen bangunan yang disiapkan sebagai antisipasi adanya simpangan atau
deformasi akibat beban gempa.
128 dempul kayu
adalah suatu bahan berupa pasta mengandung kadar pigmen tinggi dan akan mengeras sesudah
dibiarkan di udara, yang berfungsi untuk menutup lubang-lubang pada kayu (SNI 2407:2008)
129 dempul kayu
suatu bahan berupa pasta mengandung kadar pigmen tinggi dan akan mengeras sesudah dibiarkan di
udara, yang berfungsi untuk menutup lubang-lubang pada kayu (Revisi SNI 03-2407-1991)
130 dempul kayu
suatu bahan berupa pasta mengandung kadar pigmen tinggi dan akan mengeras sesudah dibiarkan di
udara, yang berfungsi untuk menutup lubang-lubang pada kayu (Revisi SNI 03-2407-1991)
131 desinfeksi
adalah proses mematikan bakteri pathogen dan memperlambat pertumbuhan lumut dengan pembubuhan
bahan kimia (SNI 6774:2008)
132 desinfeksi
adalah proses pembubuhan bahan kimia untuk mengurangi zat organik pada air baku dan mematikan
kuman/organisme (SNI 0004:2008)
133 desinfektan
adalah bahan (kimia) yang digunakan untuk mematikan bakteri pathogen dan memperlambat
134 desinfektan
adalah bahan (kimia) yang digunakan untuk mematikan bakteri pathogen dan memperlambat
pertumbuhan lumut (SNI 6774:2008)
135 diameter nominal
adalah rancangan alphanumeric pada ukuran komponen suatu sistem pipa kerja, di mana digunakan
untuk tujuan referensi (SNI 2547:2008)
136 Dinding Pasangan
adalah dinding yang terbuat dari pasangan bata merah atau pasangan batako.
137 Dinding pemikul
adalah pasangan bata/batako yang berfungsi sebagai pemikul beban.
138 Dinding pengisi
adalah pasangan bata/batako yang dibangun antara kolom dan balok.
139 ekspansi
adalah penambahan panjang lapisan media berbutir/penyaring (Le) yang terangkat ke atas pada waktu
pencucian media karena penambahan tekanan (SNI 6774:2008)
140 ekspansi
adalah penambahan panjang lapisan media berbutir/penyaring (Le) yang terangkat ke atas pada waktu
pencucian media karena penambahan tekanan(SNI 0004:2008)
141 elektronik sub-assembly
adalah bagian dari peralatan elektronik yang terdiri dari komponen elektronik dan mempunyai fungsi
tertentu pada komponen elektronik itu sendiri (SNI 2547:2008)
142 elemen pertama dari peralatan penunjuk
adalah elemen di dalam suatu peralatan penunjuk berisi beberapa elemen, memberi pembagian skala
dengan verifikasi interval skala (SNI 2547:2008)
143 expanded polystyrene (EPS)
adalah bahan ringan pengisi ruang diantara dua panel plaster bertulang jaring kawat baja tiga dimensi las
pabrikan yang berfungsi sebagai pengatur momen inersia panel, insulasi dan cetakan shotcrete (SNI
7392:2008)
144 expanded polystyrene (EPS)
bahan ringan pengisi ruang diantara dua panel plaster bertulang jaring kawat baja tiga dimensi las
pabrikan yang berfungsi sebagai pengatur momen inersia panel, insulasi dan cetakan shotcrete (RSNI
PJKB-3D)
145 expanded polystyrene (EPS)
bahan ringan pengisi ruang diantara dua panel plaster bertulang jaring kawat baja tiga dimensi las
pabrikan yang berfungsi sebagai pengatur momen inersia panel, insulasi dan cetakan shotcrete (RSNI
PJKB-3D)
146 faktor pengaruh
adalah kwantitas pengaruh yang mempunyai sebuah nilai dalam kondisi kerja operasi (ROC) pada meter
air, seperti disyaratkan dalam spesifikasi ini (SNI 2547:2008)
147 Fasada
adalah permukaan bagian depan bangunan biasanya untuk tampak bangunan.
148 fasilitas pengontrol
adalah fasilitas yang disatukan dalam meter air dengan peralatan elektronik dan yang memungkinkan
kesalahan penting terdeteksi dan untuk di koreksi (SNI 2547:2008)
149 fasilitas pengontrol otomatis
adalah fasilitas pengontrol yang beroperasi tanpa intervensi operator (SNI 2547:2008)
150 fasilitas pengontrol otomatis permanen tipe P
adalah fasilitas pengontrol otomatis permanen yang beroperasi selama pelaksanaan pengukuran(SNI
2547:2008)
151 fasilitas pengontrol otomatis sewaktu-waktu tipe I
adalah fasilitas pengontrol otomatis sewaktu-waktu yang beroperasi pada interval waktu tertentu atau per
jumlah siklus pengukuran yang ditetapkan (SNI 2547:2008)
152 fasilitas pengontrol tipe N non-otomatik
adalah fasilitas pengontrol non-otomatik yang membutuhkan intervensi operator (SNI 2547:2008)
153 filtrasi
adalah proses memisahkan padatan dari supernatran melalui media penyaring (SNI 0004:2008)
154 filtrasi
adalah proses memisahkan padatan dari supernatran melalui media penyaring (SNI 6774:2008)
155 flok
adalah gumpalan lumpur yang dihasilkan dari proses koagulasi dan flokulasi (SNI 0004:2008)
156 flok
adalah partikel koloid yang menggumpal (SNI 6774:2008)
157 flokulasi
adalah proses pembentukan partikel flok yang besar dan padat agar dapat diendapkan (SNI 0004:2008)
158 flotasi
adalah proses pemisahan padatan dan air berdasarkan perbedaan berat jenis dengan cara diapungkan
(SNI 0004:2008)
159 flotasi
adalah proses pemisahan padatan dan air berdasarkan perbedaan berat jenis dengan cara diapungkan
(SNI 6774:2008)
160 gangguan
adalah pengaruh kwantitas yang mempunyai nilai dalam batas yang disyaratkan spesifikasi ini, di luar
yang disyaratkan kondisi kerja operasi (ROC) pada meter air (SNI 2547:2008)
161 Geomembran
Geomembran suatu membran sinttetis penyekat yang bersipat kedap air digunakan dalam rekayasa
geoteknik yang berhubungan dengan bahan untuk mengontrol perpindahan zat cair dalam suatu
pembangunan proyek, struktur, atau system (RSNI M-02-2005)
162 Geotekstil
setiap bahan tekstil kedap air yang digunakan bersama fondasi, timbunan, tanah, batuan atau matrial
geoteknik lainnya sebagai bagian dari kesatuan sistim struktur, atau produk buatan manusia (RSNI M-02-
2005)
163 geotekstil tipe anyaman
geotekstil yang dianyam dengan komposisi 2 elemen yang saling tegak lurus dengan sistimatis
membentuk struktur satu bidang (RSNI M-02-2005)
gravitasi serempak, terjadi proses fisis, proses biokimia dan proses biologis (SNI 3981:2008)
164 harga satuan bahan
harga satuan bahan harga yang sesuai dengan satuan jenis bahan bangunan (Revisi RSNI T-13-2002)
165 harga satuan bahan
adalah harga yang sesuai dengan satuan jenis bahan bangunan (SNI 2835:2008)
166 harga satuan pekerjaan
adalah harga yang dihitung berdasarkan analisis harga satuan bahan dan upah (SNI 2835:2008)
167 harga satuan pekerjaan
harga yang dihitung berdasarkan analisis harga satuan bahan dan upah (Revisi SNI 03-2835-2002)
168 indek pengujian
suatu prosedur pengujian yang boleh jadi berisikan prasangka pengenalan atau dapat juga digunakan
dalam menentukan langkah-langkah apa yang harus dilakukan terhadap satu set benda uji, guna
mengetahui sifat-sifat dari benda uji tersebut sesuai kepentingan dan persyaratan yang harus dipenuhi
(RSNI M-02-2005)
169 indeks
adalah faktor pengali atau koefisien sebagai dasar penghitungan biaya bahan dan upah kerja (SNI
2835:2008)
170 indeks
faktor pengali atau koefisien sebagai dasar penghitungan biaya bahan dan upah kerja (Revisi RSNI T-13-
2002)
171 indeks
faktor pengali atau koefisien sebagai dasar penghitungan biaya bahan dan upah kerja (Revisi SNI 03-
2835-2002)
172 indeks bahan
adalah indeks kuantum yang menunjukkan kebutuhan bahan bangunan untuk setiap satuan jenis
pekerjaan (SNI 2835:2008)
173 indeks tenaga kerja
indeks kuantum yang menunjukkan kebutuhan waktu untuk mengerjakan setiap satuan jenis pekerjaan
(Revisi SNI 03-2835-2002)
174 indeks tenaga kerja
adalah indeks kuantum yang menunjukkan kebutuhan waktu untuk mengerjakan setiap satuan jenis
pekerjaan (SNI 2835:2008)
175 indikasi primer
adalah indikasi (ditampilkan/displayed, dicetak/printed atau dimasukan dalam memori) yang dilakukan
untuk kontrol metrologikal yang sah (SNI 2547:2008)
176 inner
adalah peralatan bagian dalam meter air terdiri dari alat penghitung, sensor, tranduser dan alat penunjuk
(SNI 2547:2008)
177 instalasi pengolahan air
yang selanjutnya disebut IPA adalah suatu IPA yang dapat mengolah air baku melalui proses tertentu
dalam bentuk yang kompak sehingga menghasilkan air minum yang memenuhi baku mutu yang berlaku
(SNI 0004:2008)
178 instalasi pengolahan air yang selanjutnya disebut unit paket IPA
unit paket instalasi pengolahan air selanjutnya disebut Unit Paket IPA adalah unit paket adalah unit paket
yang dapat mengolah air baku melalui proses fisik, kimia dan atau biologi tertentu dalam bentuk yang
kompak sehingga menghasilkan air minum yang memenuhi baku mutu yang berlaku, didesain dan dibuat
pada suatu tempat yang selanjutnya dapat dirakit di tempat lain dan dipindahkan, yang terbuat dari bahan
plat baja, dan plastik atau fiber. (SNI 6773:2008)
179 instalasi saringan pasir lambat
adalah bak yang direncanakan dengan kriteria tertentu dan diisi dengan media penyaring dengan ukuran
butiran tertentu (SNI 3981:2008)
180 instrumen yang dihubungkan dengan pengukur
adalah instrumen yang dihubungkan ke peralatan penghitung, peralatan koreksi atau peralatan konversi,
untuk mengukur kwantitas karakteristik air, dengan melakukan koreksi dan/atau konversi (SNI 2547:2008)
181 insulasi
adalah penghambat aliran suhu dan suara dari plaster bertulang (wythe) sisi satu ke plaster bertulang sisi
lainnya (SNI 7392:2008)
182 insulasi
adalah kemampuan elemen pemisah konstruksi bangunan ketika diekspos api pada satu sisi, untuk
membatasi kenaikan temperatur pada sisi tak terekspos dibawah level tertentu (SNI 1741:2008)
183 Insulasi
kemampuan elemen pemisah konstruksi bangunan ketika diekspos api pada satu sisi, untuk membatasi
kenaikan temperatur pada sisi tak terekspos dibawah level tertentu (Revisi SNI 03-1741-2000)
184 integritas
adalah kemampuan elemen pemisah konstruksi bangunan, ketika diekspos ke api pada satu sisi, untuk
menjaga jangan sampai nyala api dan gas panas terjadi pada sisi tak terekspos (SNI 1741:2008)
185 Integritas
kemampuan elemen pemisah konstruksi bangunan, ketika diekspos ke api pada satu sisi, untuk menjaga
jangan sampai nyala api dan gas panas terjadi pada sisi tak terekspos (Revisi SNI 03-1741-2000)
186 interval skala verifikasi
adalah divisi skala nilai terendah pada elemen pertama dari peralatan penunjuk (SNI 2547:2008)
187 IPA
adalah Instalasi Pengolahan Air (SNI 0004:2008)
188 Isolator Getar
adalah suatu sistem peredam getaran terhadap komponen sekunder pergerakan
189 jalur lalu-lintas (carriage way)
bagian jalur jalan yang direncanakan khusus untuk lintasan kendaraan bermotor (beroda 4 atau lebih)
190 kabel berisolasi
adalah kabel yang terdiri atas pelindung rakitan/satu inti/selubung individual (SNI 6773:2008)
191 kadar air keseimbangan
kondisi kadar air keseimbangan adalah kadar air yang memberikan pertambahan massa dalam setiap
interval tidak kurang dari 2 jam, tidak melebihi 0,1 % dari massa benda uji tersebut (RSNI M-02-2005)
192 kadar semen
adalah jumlah semen yg digunakan perkubikasi beton (SNI 1973:2008)
193 kadar udara
adalah jumlah udara yang terperangkap dalam beton segar (SNI 1973:2008)
194 kapasitas produksi
adalah volume air hasil olahan persatuan waktu (SNI 6774:2008)
195 kape dan skrap
adalah berupa plat baja yang lentur dan ujungnya rata untuk meratakan dempul atau plamir (SNI
2407:2008)
196 kaping
pemberian lapisan perata pada permukaan bidang tekan benda uji (Revisi SNI 03-3421-1994)
197 kecepatan penjalaran nyala api di permukaan bahan bangunan
adalah hasil uji jalar api menempatkan bahan bangunan dalam klasifikasi yang berbeda, M1 = tidak
terbakar, M2 = sukar terbakar, M3 = menghambat api, M4 = agak menghambat api, M5 = mudah terbakar
(SNI 1739:2008)
198 kecepatan penjalaran nyala api di permukaan bahan bangunan hasil
uji jalar api menempatkan bahan bangunan dalam klasifikasi yang berbeda ; M1 = tidak terbakar, M2 =
sukar terbakar, M3 = menghambat api, M4 = agak menghambat api dan M5 = mudah terbakar (Revisi SNI
03-1739-1989)
199 kehilangan tekanan ( )
adalah kehilangan tekanan, pada debit alir yang ditentukan akibat adanya meter air di saluran pipa (SNI
2547:2008)
200 kekangan
adalah pembatas ekspansi atau rotasi (yang dipengaruhi oleh tindakan mekanis dan atau panas) yang
diusahakan pada kondisi-kondisi bagian ujung, pinggir atau pendukung suatu benda uji (SNI 1741:2008)
201 Kekangan pembatas
ekspansi atau rotasi (yang dipengaruhi oleh tindakan mekanis dan atau panas) yang diusahakan pada
kondisi-kondisi bagian ujung, pinggir atau pendukung suatu benda uji (Revisi SNI 03-1741-2000)
202 kepala meter air
adalah bagian yang mengencangkan duduknya alat hitung (SNI 2547:2008)
203 kesalahan
adalah perbedaan antara kesalahan indikasi dan kesalahan yang hakiki pada meter air (SNI 2547:2008)
204 kesalahan hakiki
adalah kesalahan indikasi pada sebuah meter air yang ditentukan sesuai kondisi referensi (SNI
2547:2008)
205 kesalahan intrinsic initial
adalah kesalahan yang hakiki pada meter air yang ditentukan sebelum melakukan semua uji kinerja (SNI
2547:2008)
206 kesalahan maksimum yang diijinkan (maximum permissible error/MPE)
adalah nilai-nilai ekstrim kesalahan indikasi relatif pada meter air yang diijinkan dari spesifikasi ini (SNI
2547:2008)
207 kesalahan penting
adalah kesalahan yang dinyatakan berlebihan, bila kesalahan yang ditunjuk lebih besar dari setengah
kesalahan maksimum yang diijinkan dalam ” zona teratas” (SNI 2547:2008)
208 kesalahan penunjukan
adalah volume aktual yang ditunjukkan dikurangi dengan volume sebenarnya (SNI 2547:2008)
209 koagulan
adalah bahan (kimia) yang digunakan untuk pembentukan flok pada proses pencampuran (SNI
0004:2008)
210 koagulasi
adalah proses pencampuran bahan kimia (koagulan) dengan air baku sehingga membentuk campuran
yang homogen(SNI 0004:2008)
211 koagulasi
adalah proses pencampuran bahan kimia (koagulan) dengan air baku sehingga membentuk campuran
yang homogen (SNI 6774:2008)
212 Kolom pilaster
adalah tiang kolom yang dibangun dari pasangan bata/batako.
213 Komponen Arsitektural
adalah komponen bangunan yang berfungsi sebagai penyekat antar ruang, penutup antar ruang pada
bidang horizontal maupun vertikal yang meliputi bukaan, pencahayaan ruangan, misalnya dinding
pasangan, dinding panel, langit-langit/plafond.
214 Komponen Elektrikal
adalah peralatan pada bangunan yang berfungsi sebagai pembangkit listrik darurat, instalasi
pendistribusian listrik dan sistem penerangan.
215 komponen elektronik
adalah kesatuan phisik terkecil, yang menggunakan elektron atau lubang konduksi dalam semi-konduktor,
gas, atau dalam suatu ruang hampa (SNI 2547:2008)
216 Komponen Mekanikal
adalah peralatan pada bangunan yang mempunyai fungsi sebagai sistem pemanas dan pendingin ruang,
pengangkut barang dan manusia baik vertikal maupun horizontal.
217 komponen pemikul beban
adalah suatu komponen yang dimaksudkan untuk memikul atau mendukung suatu beban eksternal
bangunan dan mempertahankan daya dukung tersebut dalam hal terjadi kebakaran (SNI 1741:2008)
218 komponen pemikul beban
suatu komponen yang dimaksudkan untuk memikul atau mendukung suatu beban eksternal bangunan
dan mempertahankan daya dukung tersebut dalam hal terjadi kebakaran (Revisi SNI 03-1741-2000)
219 komponen pemisah atau partisi
adalah komponen bangunan yang dimaksudkan untuk memisahkan antara dua area bersebelahan (SNI
1741:2008)
220 Komponen sekunder
adalah komponen-komponen bangunan yang tidak direncanakan/diperhitungkan untuk menerima beban
namun dapat mengalami tegangan akibat beban yang bekerja langsung padanya akibat perubahan
bentuk komponen struktural, seperti komponen arsitektural, mekanikal dan elektrikal.
221 komponen stuktur bangunan
adalah komponen struktur yang telah terdefinisi, seperti dinding, lantai, atap, balok atau kolom (SNI
1741:2008)
222 kondisi kerja operasi (rated operating conditions/ROC)
adalah kondisi penggunaan yang memberi rentang pada nilai faktor pengaruh, agar kesalahan indikasi
meter air yang diperlukan dalam batas kesalahan maksimum yang diijinkan (MPE) (SNI 2547:2008)
223 kondisi pembatas (limiting conditions/LC)
adalah kondisi ekstrim pada debit, temperatur, tekanan, kelembaban dan interferensi pengaruh magnet,
dimana kinerja meter air pada saat operasional tidak mengalami kerusakan, degradasi atau kesalahan
penunjukan saat dioperasikan dalam kondisi kerja operasi (ROC) (SNI 2547:2008)
224 kondisi referensi
adalah satuan dari nilai referensi, atau rentang referensi, dari kwantitas pengaruh, menjelaskan uji kinerja
sebuah meter air, atau untuk pembanding hasil pengukuran (SNI 2547:2008)
225 kondisi ruang pengujian
geotekstil kondisi udara pada ruang uji dijaga untuk memiliki kelembaban relatif 65 ± 5 % dan temperatur
21 ± 2o C (RSNI M-02-2005)
226 konstruksi pengujian
adalah susunan lengkap benda uji dan konstruksi pendukungnya (SNI 1741:2008)
227 konstruksi pengujian
susunan lengkap benda uji dan konstruksi pendukungnya.
228 level lantai acuan
adalah tingkat permukaan lantai yang dijadikan acuan relatif terhadap posisi komponen bangunan (SNI
1741:2008)
229 level lantai acuan
tingkat permukaan lantai yang dijadikan acuan relatif terhadap posisi komponen bangunan (Revisi SNI 03-
1741-2000)
230 lot
suatu unit produksi, atau kumpulan dari unit lainnya yang sejenis, atau berupa paket-paket, diambil untuk
contok yang memenuhi uji statistik. Unit produksi tersebut mempunyai satu atau beberapa sifat umum
yang sama atau berbeda dari unit lainnya (RSNI M-02-2005)
231 M1
adalah mutu bahan 1atau kelas 1yaitu bahan tidak terbakar, artinya sifat bahan yang tidak terbakar bila
terkena panas/api tidak akan menyebarkan/ menjalarkan api pada waktu kebakaran terjadi (SNI
1740:2008)
232 M5
adalah mutu bahan 5 atau kelas 5 yaitu bahan mudah terbakar, artinya sifat dari bahan yang mudah
terbakar, sifat pembakarannya sangat cepat, nyala yang ditimbulkan cepat sekali menjalar, dan panas
yang dihasilkan sangat tinggi disertai asap tebal (SNI 1740:2008)
233 manifold
adalah instalasi pengolahan air utama yang dinstalasi pengolahan air pada dasar saringan pasir sebagai
instalasi pengolahan air instalasi pengolahan air masuk (SNI 6774:2008)
234 meni kayu
adalah berfungsi memberikan proteksi terhadap noda yang dihasilkan oleh getah kayu (SNI 2407:2008)
235 meter air
adalah alat untuk mengukur banyaknya aliran air secara terus menerus melalui sistem kerja peralatan
yang dilengkapi dengan unit sensor, unit penghitung, dan unit indikator pengukur untuk menyatakan
volume air yang lewat (SNI 2547:2008)
236 meter air kombinasi
adalah tipe meter air kombinasi horizontal yang mempunyai satu debit besar, satu debit kecil dan
mempunyai alat yang bisa berganti sistem kerja, tergantung pada besar debit yang lewat meter air, baik
kecil maupun besar atau kedua-duanya dapat mengalir otomatis secara langsung (SNI 2547:2008)
237 meter air lengkap
adalah meter air yang mempunyai transduser pengukur (mencakup sensor alir) dan alat hitung (termasuk
peralatan indikasi) tidak terpisah (SNI 2547:2008)
238 metode magnifikasi momen
metode perhitungan beton bertulang dengan perbesaran momen (RSNI PJKB-3D)
mudah menguap dan mudah terbakar dengan titik didih 135 – 1800C (SNI 2407:2008)
239 metode magnifikasi momen
adalah metode perhitungan beton bertulang dengan perbesaran momen (SNI 7392:2008)
240 netralisan
adalah bahan kimia yang digunakan untuk menyesuaikan derajat keasaman (pH) pada suatu proses
tertentu (SNI 0004:2008)
241 netralisasi
adalah proses untuk menyesuaikan derajat keasaman (pH) pada air (SNI 0004:2008)
242 nilai gradien kecepatan ,G
adalah laju penurunan kecepatan persatuan waktu (/detik) (SNI 0004:2008)
243 nozzle
adalah perlengkapan yang dipasang pada dasar saringan pasir untuk meratakan aliran air (SNI
6774:2008)
244 nozzle man
adalah orang yang mengerjakan penyemprotan plaster/shotcrete/shotcreting (SNI 7392:2008)
245 panel jaring kawat baja tiga dimensi (PJKB-3D)
las pabrikan adalah dua panel jaring kawat baja polos las pabrikan yang dihubungkan dengan rangka
kawat baja polos penghubung yang dilas secara pabrikan, ruang diantara dua jaring kawat diisi dengan
bahan gabus plastik (expended polystyrene) (SNI 7392:2008)
246 panel jaring kawat baja tiga dimensi (PJKB-3D)
las pabrikan dua panel jaring kawat baja polos las pabrikan yang dihubungkan dengan rangka kawat baja
polos penghubung yang dilas secara pabrikan, ruang diantara dua jaring kawat diisi dengan bahan gabus
plastik (expended polystyrene) (RSNI PJKB-3D)
247 Partisi
adalah dinding pemisah antar ruang.
248 pelaksana pembangunan gedung dan perumahan
pihak-pihak yang terkait dalam pembangunan gedung dan perumahan yaitu para perencana, konsultan,
kontraktor maupun perseorangan dalam memperkirakan biaya bangunan (Revisi SNI 03-2835-2002)
249 pelaksana pembangunan gedung dan perumahan
adalah pihak-pihak yang terkait dalam pembangunan gedung dan perumahan yaitu para perencana,
konsultan, kontraktor maupun perseorangan dalam memperkirakan biaya bangunan (SNI 2835:2008)
250 pelat baja
adalah pelat dari bahan baja yang digunakan untuk konstruksi umum (SNI 6773:2008)
251 pengaduk beton
adalah drum pengaduk yang digerakkan dengan tenaga pengaduk/mekanik yang digunakan untuk
mengaduk campuran beton (SNI 4156:2008)
252 penggetar eksternal
adalah penggetar berbentuk meja/papan yang dalam pengunaannya beton yang dipadatkan disimpan di
atasnya (SNI 4156:2008)
253 penggetar internal
adalah penggetar berbentuk batang yang dalam penggunaannya dimasukkan ke dalam beton yang
dipadatkan (SNI 4156:2008)
254 penyerapan air
penambahan berat dari suatu agregat akibat air yang meresap ke dalam pori-pori, tetapibelum termasuk
air yang tertahan pada permukaan luar partikel, dinyatakan sebagaipersentase dari berat keringnya.
Agregat dikatakan “kering” ketika telah dijaga pada suatu temperatur (110±5)oC dalam rentang waktu
yang cukup untuk menghilangkan seluruh kandungan air yang ada (sampai beratnya tetap) (SNI
1970:2008)
255 penyerapan air
adalah penambahan berat dari suatu agregat akibat air yang meresap ke dalam pori-pori, tetapi belum
termasuk air yang tertahan pada permukaan luar partikel, dinyatakan sebagai persentase dari berat
keringnya; agregat dikatakan ”kering” ketika telah dijaga pada suatu temperatur (110±5) oC dalam rentang
waktu yang cukup untuk menghilangkan seluruh kandungan air yang ada (sampai beratnya tetap) (SNI
1969:2008)
256 peralatan ancillary
adalah peralatan yang bertujuan untuk melaksanakan fungsi tertentu, secara langsung dilibatkan dalam
ketelitian, pemancaran atau tampilan yang memperlihatkan hasil pengukuran (SNI 2547:2008)
257 peralatan elektronik
adalah alat yang memanfaatkan elektronik sub-assemblies dan melakukan suatu fungsi spesifik (SNI
2547:2008)
258 peralatan konversi
adalah alat yang secara otomatis mengkonversi volume yang diukur pada kondisi metering ke dalam
suatu volume pada kondisi-kondisi dasar, atau ke satuan berat, dengan memperhitungkan karakteristik air
(temperatur, tekanan, berat jenis (density), berat jenis relatif) diukur menggunakan instrumen pengukur
yang dihubungkan, atau disimpan dalam memori oleh fasilitas pengontrol otomatis yang beroperasi pada
interval waktu tertentu atau per jumlah yang ditetapkan pada siklus pengukuran (SNI 2547:2008)
259 peralatan yang sedang diuji (EUT)
adalah meter air lengkap, bagian dari meter air (sub-assembly) atau peralatan ancillary (SNI 2547:2008)
260 Perbaikan
adalah tindakan untuk mengembalikan kondisi struktur dan komponen struktur kepada kondisi semula.
261 Perbaikan arsitektural (repair)
adalah tindakan untuk mengembalikan bentuk arsitektur bangunan, sehingga semua perlengkapan
bangunan dapat berfungsi kembali seperti semula.
262 perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi
adalah suatu cara perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi, yang dijabarkan dalam perkalian
indeks bahan bangunan dan upah kerja dengan harga bahan bangunan dan standar pengupahan pekerja,
untuk menyelesaikan per-satuan pekerjaan konstruksi (SNI 2835:2008)
263 Perkuatan (strengthening) elemen struktur
adalah tindakan untuk meningkatkan kondisi struktur bangunan sehingga melebihi kondisi semula.
264 permukiman
adalah bagian dari kawasan budidaya dalam lingkungan hidup, baik yang bersifat perkotaan maupun
perdesaan, terdiri dari beberapa jenis kawasan dengan prasarana dan sarana lingkungan yang lengkap
dengan fungsi utama sebagai pusat pelayanan bagi kebutuhan penghuninya (SNI 3242:2008)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s