Pemeriksaan Diameter Pengenal Tulangan


Untuk mengetahui diameter suatu tulangan perlu dilakukan pemeriksaan berdasarkan berat dan panjang benda uji. Kita tidak bisa mengetahui diamater suatu tulangan dengan cara mengukur diameter secara langsung karena sering ditemui besi tulangan yang ada di pasaran tidak homogen. Cara melakukan pemeriksaan diameter pengenal tulangan antara lain :

  1. Siapkan benda uji berupa besi tulangan polos dan besi tulangan deform (ulir)
  2. Siapkan alat yang digunakan yaitu timbangan, kaliper, gergaji potong besi
  3. Potong besi tulangan dengan ukuran kurang lebih sepanjang 1 meter
  4. Kemudian timbanglah benda uji besi tulangan polos dan besi tulangan deform. Kemudian catat berapa beratnya

Jika sudah dilakukan pengujian selanjutnya kita cari berapa diameter pengenalnya. Simak cara berikut ini

  1. Berat benda uji (B) = 0,508 kg
  2. Panjang benda uji (L) = 0,802 m
  3. Berat benda uji parameter panjang (m) = B/L = 0,508/0,802 = 0,63 kg/m
  4. Diamater pengenal tulangan (Dn) = 12,74 x √0,63 = 12,74 x 0,79 = 10,06 mm = 1,006 cm

Jadi diameter pengenal tulangan adalah sebesar 1,006 cm. Lalu bagaimana cara mengetahui diameter pengenal tulangan untuk tulangan deform? Caranya masih sama dengan cara tulangan polos.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s